Interview review : Orang Tua Group


Image by Andre L. on Foursquare

Hey jobhunters! Yuk baca review perusahaan yang akan aku bahas hari ini, semoga bermanfaat ya, siapa tau bisa siap-siap dulu nih.


Disclaimer : Review ini hanya untuk menceritakan pengalaman pribadi, bukan untuk bash company tertentu, tidak ada maksud sama sekali untuk mencemarkan nama baik perusahaan tsb. Dan semua yang ada di sini are my honest opinion, saya tidak dibayar sama sekali oleh pihak manapun.


OK, so ini kronologi nya (Yeah)


1. aku lamar melalui jobstreet.

2. Di jobstreet tdk ada status yang berubah, statusnya tetap employer telah menerima aplikasi

3. Aku dapat email undangan interview sekitar 1 minggu setelah apply.

4. Aku ke tempat interview sesuai tanggal dan jam yang dijadwalkan

5. jam 8pagi, staff HRD datang dan mempersilakan kita semua untuk men-submit dokumenpergi ke atas

*Do take note : bawa berkas file-file mu dalam 1 amplop biasa karena kalau pakai map yang mahal tidak akan dikembalikan kecuali kalau kamu minta. Aku sempet minta dan HRD nya baik sekali untuk mengembalikan map aku yang kebetulan di dalam ada dokumen lainnya (tapi ternyata tdk ada) tapi ya gak enak banget sama ibu HRDnya lol



Image by GTan on Foursquare


6. Ada psikotes yang dimulai kira-kira jam 8:45, sebelum psikotes absen dulu dengan foto, scan sidik jari, dan menyebutkan nama orang tua (maybe cause it's called Orang Tua Group?)

7. Psikotes nya sungguh panjang, mulai dari menceritakan diri sendiri, fill out lagi riwayat pekerjaanmu, sampai yang hitung-hitungan ala IQ test. dari jam 8:45 sampai jam 12 siang waktunya.

8. Okeey so it is finally lunch break! aku pergi lah ke MOR store. Menurut resepsionis, di OT tidak ada kantin, jadi hanya ada kafe Imperial dan MOR store. MOR terletak tepat di sebelah gedung dan jaraknya sangat dekat, harga makanannya juga oke.

9.Jam 13.30 sudah harus kembali ke ruang recruitment di Lt.1





10. Ada staff HRD lagi masuk ke ruangan dan memanggil nama kita satu-persatu

11. Setelah itu, staff HRD tsb akan memberi instruksi untuk ke lantai lainnya untuk interview dengan HRD.

12. Sesudah sampai di Lt. 3, menunggu lagi giliran interview.


*Do take note : Interview tidak dengan manager masing-masing department, melainkan dengan staff HRD, tapi kalau bisa membawa portfolio boleh bawa, akan jadi point plus.


14. Akhirnya, gilirankuu! Interviewnya sangat cepat, mungkin 15menit? Staff HRD hanya menanyakan bagaimana pekerjaanku saat di perusahaan lama dan mengkorfinmasi data-data yang di-submit.


15. Setelah tanya HRD, aku akan dikabarkan jika masuk interview sesi berikutnya dalam 2minggu sampai 1 bulan berikutnya. Interview beikutnya akan dengan manager di department masing-masing.


16. Setelah itu, selesai deh, boleh pulang!


So here are some things you might want to prepare :

-Wear semi-formal to formal. (cause everybody else does?) Aku sih waktu itu pakai smart casual karena sudah terbiasa sama startup, tapi kalau di perusahaan seperti OT, semua kandidat dan employees pakainya semi to formal.

-Prepare : degree cert fotokopi, KTP fotocopy, alat tulis (pen), foto ID, dan CV.


Ketika interview, aku santai sih, tidak ada rasa canggung sama sekali karena aku anggap biasa saja, kalau diterima, that's just great! Kalau tidak ya gak kenapa-kenapa, karena aku percaya aku bisa menyalurkan bakat di mana saja (yeah)


Jadi, saya pikir, jangan canggung sih kalau interview di OT, santai saja, pede, tidak usah ragu. Kalau cocok pasti diterima.


Good luck ya yang mau wawancara di OT! Semoga dapat pekerjaannya!


945 views

Leni Tjahjadi

UX Design, Copywriting, UX Writing, Marketing Visual, and Branding

Thank you for visiting my website!

Want a website like this for FREE ?

Get it here!

  • ic_telegram
  • LinkedIn
  • YouTube